Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

BERAKHIRNYA KESENGSARAAN

Gambar
        Mentari yang disambut dengan siulan ayam jantan dengan kepakan sayapnya sebelum bersiul menambah suasana pagi menjadi meriah. Pemuda dengan malasnya bangun dari tikar yang sudah robek. Ada sedikit rasa kecewa dari raut wajahnya. Hari ini dia merasa pusing yang amat sangat, namun dia harus tetap memungut ilmu yang masih tercecer di sekolah. Air hangat tak mampu mengalahkan rasa pusingnya. Untung, tempat dia memungut ilmu tidak jauh dari kediamannya. Dia berjalan lemah keluar rumah dengan seragam putih abu-abu yang dilengkapi dasi dan topi almamater. Walaupun tidak disetrika, seragam tersebut terlihat rapi dan cocok dipakai pemuda tersebut yang kurus dengan rambut yang bergelombang. Tapi sial, dia terlambat mengikuti upacara bendera Hari Senin. Dia harus rela menunggu di luar pagar untuk menunggu upacara selesai. Ada beberapa teman yang bersamanya, namun mereka seakan-akan tidak mau mendekati pemuda tersebut. “Ssst… ada anak kere, udah kere telat lagi. M...