Malam Sunyi
Bukan sekedar malam, ini adalah sebuah pertanda dari Tuhan untuk semua makhluk yang memikirkannya, bahwasannya Tuhan memiliki kebesaran yang tiada tandingannya. Dari malam inilah, kita diberi kesempatan untuk merenungkan segala kegiatan yang telah kita lalui selama sehari penuh. Meskipun banyak yang sudah terlelap, bukan berarti kita bisa lepas begitu saja dengan segala dunia ini. Tetap saja kita harus selalu merenung dan merenung, dari berbagai masalah, berbagai solusi dan antusias untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Memang, ini adalah malam yang sangat tepat untuk bisa merenungkan segala hal, malam sunyi begitulah akrabnya. Bukan hanya kesepiannya malam sunyi dikatakan, walaupun dalam keramaian, kitapun bisa merakasakan kesunyian malam. Karena sesungguhnya, kesunyian malam muncul ketika kita sedang merenungkan sesuatu. Entah itu renungan tentang asmara, kerja, maupun dosa-dosa. Aku bukanlah seseorang yang pandai dalam menggambarkan "malam sunyi". Namun ketahuilah, betapa menyenangkannya apabila kita sudah bisa merasakan malam sunyi yang sesungguhnya. Hampir tiap malam aku merasakannya, walaupun sering dengan teman-temanku, aku tetap bisa merasakan kehadiran dari "malam sunyi". Ya, itu dikarenakan aku selalu memikirkan hal-hal aneh dalam pikiranku ketika malam datang.
Malam, betapa menyenangkan. Aku merasakan bahwasannya ini adalah malam yang sangat spesial. Malam ini, aku merasakan pusing karena memikirkan apa yang terjadi esok sudah kuduga-duga, yah walaupun aku tahu tidak baiklah kalau kita ini manusia hina mengira-ira takdir yang telah ditentukan Tuhan kepada kita. Aku sendiri sebenarnya tidak begitu suka dengan keramaian yang bersifat euforia, namun apalah daya niat hati hanya ingin menyenangkan perasaan teman yang selalu mencariku untuk menemani malamnya. Hati, pikiran dan tubuh ini selalu saja tak sejalan. Mungkin ini cocok untuk dijadikan renungan juga.
Komentar