Cocokkah Diriku Untukmu?
Hai, sudah lama ya aku tidak berkeluh kesah dengan kalian. Hehe, akhir-akhir ini aku terlalu sering overthinking hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke kampung halaman demi menenangkan diri. Yah, menenangkan diri maksudku adalah tidur dengan nyenyak tanpa ada gangguan. Sudah hampir dua minggu aku di kampung loh. Lama bangetkan? Hahaha, hingga pada akhirnya aku mencapai titik bosan dalam tidur. Kepalaku sangat pusing sekali malam ini.
Sebenarnya aku tidak ingin menceritakan kegundahanku malam ini, tapi otakku tidak tenang kalau tidak aku luapkan dalam suatu media. Yah aku pernah membaca sebuah kalimat yang berbunyi, "Ketika kamu overthinking menulislah, dan Ketika kamu underthinking membacalah". Yah, kalimat bijak ini sudah kulakukan dalam semingguan ini. Adakalanya pikiranku kosong, maka aku akan membaca apapun itu yang lewat dalam gawaiku. Bisa artikel, berita, teori, bahkan hanya sekedar status ataupum quote di facebook atau instagram.
Malam ini aku berpikir terlalu jauh karena teringat sebuah kalimat, "Dirimu pada masa depan adalah cerminan dari dirimu di masa kini". Tiba-tiba aku merasa seperti orang gagal. Aku dalam waktu seminggu ini hanya rebahan dan scroll hp. Apakah kedepannya aku akan menjadi pemalas seperti ini? Lalu aku melihat dirimu dalam anganku. Apakah aku cocok untuk menjadi pasanganmu kelak? Aku yang pemalas seperti ini sedangkan engkau orang yang aktif dan rajin bahkan tidak suka jika berdiam diri terlalu lama. Ya, aku sebenarnya aku tidak tahu mengapa aku seperti ini. Padahal dalam otakku banyak sekali rencana-rencana kegiatan yang ingin aku lakukan. Tapi setelah aku membuka pintu rumah, aku minder, takut dengan pandangan orang-orang di sekitarku. Lalu aku urungkan niatku untuk sekadar berkeliling desa dan memilih untuk kembali ke kamar.
Ah, sudahlah. Masa depan tidak ada yang tahu bagaimana alurnya. Aku yakin, aku bisa berubah untuk menjadi manusia terproduktif dan mengalahkan segala bentuk kemalasan. Oke, aku tanamkan dalam hati sejak malam ini. "Aku harus menjadi pribadi produktif yang akan mengangkat derajat orangtua dan saudaraku serta tidak membuat malu pasanganku kelak"
Komentar